
Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan telah menerima banyak laporan mengenai praktik kecurangan di SPBU setelah membagikan nomor pribadinya sebagai layanan pengaduan masyarakat.
Simon menegaskan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti, terutama yang berkaitan dengan kecurangan dalam takaran BBM dan penjualan di atas harga resmi. “Kami tidak akan tinggal diam. Laporan yang masuk akan langsung kami proses dan koordinasikan dengan aparat penegak hukum,” ujar Simon dalam keterangannya, Rabu (12/3).
Pihak Pertamina saat ini bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan investigasi di sejumlah SPBU yang dilaporkan bermasalah. Jika terbukti bersalah, SPBU yang curang akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari peringatan keras hingga pencabutan izin operasi.
Selain itu, Pertamina juga berencana meningkatkan pengawasan terhadap SPBU dengan menerapkan sistem digitalisasi guna memastikan takaran BBM sesuai standar.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama masyarakat yang selama ini merasa dirugikan akibat praktik curang di SPBU. Dengan adanya kanal pengaduan langsung ke pimpinan Pertamina, diharapkan masyarakat lebih mudah melaporkan penyimpangan dan memastikan layanan BBM yang lebih adil.
Sumber: insagram – @infojkt





